Idrus mengatakan koalisi keumatan yang digagas trio penantang Jokowi (Prabowo, Habib Rizieq dan Amien Rais) akan diberi nama Poros Mekah. Sedangkan pendukung Presiden Jokowi di Pilpres 2019 disebut sebagai Poros Beijing.
Istilah Poros Mekah vs Poros Beijing yang dimunculkan Idrus, mendapat pro kontra. Politisi PDIP menilai, istilah tersebut menyesatkan.
Beberapa hari setelah memunculkan istilah Poros Mekah vs Poros Beijing, Sekber Indonesia Untuk Rakyat dan Negara menemui Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Mekkah, Sabtu (16/6) kemarin. Pertemuan dimaksudkan sebagai ajang silaturahmi dalam rangka Idulfitri.
Sekber Indonesia Untuk Rakyat dan Negara dibentuk oleh tiga partai, Gerindra, PKS dan PAN.
Menurut Sekjen Sekber Muhammad Idrus, dalam pertemuan Habib Rizieq menyampaikan harapan Pilpres 2019 nanti hanya dua poros yang berlaga.
“Habib Rizieq juga membocorkan hasil pertemuan di Ramadan kemarin bersama Pak Prabowo, Pak Amien Rais serta Habib Salim,” ujar Idrus dalam pesan elektronik yang diterima, Minggu (17/6).
Pada pertemuan Habib Rizieq, Prabowo, Amien dan Habib Salim, kata Idrus, disepakati di Juni ini bakal ada deklarasi koalisi.
“Kemudian di Juli (rencananya) ijtima ulama dengan koalisi dan Agustus deklarasi capres-cawapres,” ucapnya.
Politikus PKS ini juga juga menyatakan dalam pertemuan Habib Rizieq meminta Sekber untuk mengawal, menyolidkan dan meluaskan keberadaan koalisi ke seluruh Indonesia.
“Habib Rizieq berharap sekber serta segara berkoordinasi dengan Persaudaraan Alumni 212 untuk menghadapi Pilpres 2019,” kata Idrus.