Novel mengatakan, dirinya maupun PA 212 tak mengetahui hal yang sedang dilakukan Kapitra. “Sudah lama tak bersama kami dan beda perjuangan,” ujarnya di Jakarta, Rabu (18/7).
Pentolan Front Pembela Islam (FPI) yang beken disapa dengan panggilan Habib Novel itu justru menyayangkan media yang justru tetap memberitakan Kapitra. Dalam pandangan Novel, pengacara yang asal Sumatera Barat itu bukan figur yang jelas.
“Enggak jelas orang model kayak begitu. Tapi saya bingung media masih meladeni orang yang enggak jelas,” tandas dia.[jpnn]